Showing posts with label malaysia. Show all posts
Showing posts with label malaysia. Show all posts

Tuesday, December 21, 2010

Pencetak Gol Terbanyak Pesepak Bola Indonesia dalam Piala AFF Suzuki Cup 2010

Liputan6.com, Jakarta: Lima belas pemain masuk daftar sementara pencetak gol terbanyak atau top skorer turnamen sepak bola Piala AFF Suzuki Cup 2010, termasuk Christian Gonzales sang penentu kemenangan Indonesia atas Filipina.



Gol tersebut merupakan gol kedua Gonzales pada turnamen bergengsi di Asia Tenggara itu. Gol pertama Gonzales tercipta ketika Indonesia mengalahkan Malaysia 5-1 pada babak penyisihan grup A. Kedua gol Gonzales itu tercetak pada babak pertama. Usai laga melawan Filipina, Kamis, Christian Gonzales mengatakan, gol yang ia ciptakan dipersembahkan untuk masyarakat Indonesia. "Ini adalah tugas negara. Jadi gol yang saya ciptakan untuk masyarakat Indonesia yang terus mendukung timnas," kata Gonzales.

Lima pemain Indonesia lainnya yang masuk daftar pencetak gol terbanyak dengan dua gol yakni Irfan Bachdim, M Ridwan, Arif Suyono, Firman Utina, dan Bambang Pamungkas. Selain itu, Sarayoot Chaikumdee (Thailand), Anh Duc Nguyen, Trong Hoang Nguyen, Vu Phong Nguyen (Vietnam), Aleksander Duric (Singapura), Chris Greatwich (Filipina), Mohd Amri, Norshahrul Idlan, Mohd Safee (Malaysia) juga masuk dalam daftar. Para pemain tersebut masih memiliki peluang untuk merebut gelar pencetak gol terbanyak musim ini. Peluang untuk menambah gol pada Piala AFF 2010 masih terbuka. (Ant/ARI)

Saturday, December 11, 2010

Semangat SBY vs. Semangat Soekarno





SBY sangat mengecawakan kami sebagai warga Indonesia. Ia, dengan pidatonya yang sangat lembek benar-benar menunjukkan bahwa Indonesia butuh Malaysia. Ia adalah presiden yang sudah diinjak tapi tetap memohon untuk dikasihani. Ia tidak pantas menjadi presiden. Ia tak punya semangat Perjuangan. 
Coba tengok bagaimana ketegasan Presiden Soekarno dalam Pidatonya menghadapi kesewenang-wenangan Malaysia :
Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!

Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu

Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.

Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.

Yoo...ayoo... kita... Ganjang...
Ganjang... Malaysia
Ganjang... Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!

Soekarno.
(sumber : wikipedia)
Sementara itu, beginilah pidato SBY menghadapi masalah itu :
Ketiga, ada sekitar (2) juta saudara-saudara kita yang bekerja di Malaysia – di perusahaan, di pertanian, dan di berbagai lapangan pekerjaan. Ini adalah jumlah tenaga kerja Indonesia yang terbesar di luar negeri. Tentu saja keberadaan tenaga kerja Indonesia di Malaysia membawa keuntungan bersama, baik bagi Indonesia maupun Malaysia. (sumber : detik)
Tak ada semangat Nasionalisme didalamnya.

Setahu saya, Presiden / Pemimpin adalah motivator bagi rakyatnya. Seseorang bisa bertindak jika ada yang memotorinya. Saya yakin semua rakyat Indonesia memiliki potensi untuk maju. Jika saja presidennya sekarang seperti Soekarno yang mampu memercikkan Api motivasi ke bunker semangat yang siap meledak kapan saja. Meledak untuk Maju!!

Sebagai Penutup, Marilah kita simak Salah satu Pidato Soekarno yang mengobarkan Semangat Nasionalisme dan Kemajuan Bangsa.

Friday, October 29, 2010

Inilah Beberapa Negara Yang Siap Membantu Jika Indonesia Diserang

Tahukah kamu apa yg terjadi jika negara kita yg tercinta Indonesia ini diserang musuh?

Oke, jika kamu mau tahu negara-negara mana yang langsung "turun tangan" membela Indonesia jika   diserang musuh atau gawat darurat ?


 inilah negara-negara tersebut,silakan kamu komentari akhir setelah selesai membaca postingan ini :




1.) Jepang


Ya, Jepang adalah salah satu negara yg pasti dan akan menolong Indonesia kalo Indonesia diserang, mengapa demikian ?



Alasannya banyak diantaranya :
  • karena export produk-produk terbesar jepang adalah ke negara Indonesia.
Indonesia adalah salah satu negara konsumtif terbesar didunia, dan jepang adalah salah satu negara exportir nya, mulai dari :

mobil , motor + spare partnya, barang elektronik seperti : tv, laptop, kulkas, lampu, mainan, tamiya, Radio Control,  anime, bahkan kebudayaan dan lain-lain dari jepang semuanya di konsumsi oleh orang Indonesia.

 Indonesia pun, juga merupakan exportir hasil-hasil bumi dan bahan-bahan mentah seperti kayu, gas alam (masih ingat khan kasus kelangkaan pupuk urea beberapa waktu lalu ? penyebabnya karena export gas alam secara besar-besaran ke jepang )

Coba kamu bayangkan lagi ,negara Jepang yang sekecil seperti luas pulau jawa itu dpt dr mana bahan2 mentah buat produksi ?  Jika Indonesia diserang negara lain sampai hancur, maka produksi negara mereka ( jepang ) pun pasti akan berkurang / bahkan mati.

Jangan heran bahwa Indonesia diakui sebagai negara sasaran Bisnis oleh jepang, dan konon anak-anak di sekolah international dijepang sana sudah fasih bahasa Indonesia,tujuannya cuma satu saja yakni jika lancar berbahasa Indonesia kelak mereka agar bisa berbisnis dan mengeruk keuntungan pula di Indonesia dengan mudah.. dan kalo Indonesia hancur.. otomatis negara yg paling pertama rugi adalah JEPANG.

jadi si Jepang ini pasti akan mengupayakan dgn segala macam cara agar bagaimanapun Indonesia harus selamat bagaimana cara pun juga Jepang akan habis-habisan membela negara kita.


2.) Singapore

Singapore adalah negara yg ke-dua dirugikan, tidak diragukan lagi bahwa hasil devisa mereka lebih dari 50% berasal dari pembelanjaan orang-orang kita yg kaya yaitu dari Indonesia.

mulai dari pariwisata, apartemen dan kondominium, arena hiburan, pembelanjaan, kesehatan-pengobatan/medis (rumah sakit), Tempat pendidikan(Universitas) dan lain-lain banyak lagi  sebagian besar berasal dari orang Indonesia.

selain itu banyak pula tenaga kerja ahli dan profesional yang datang dari Indonesia menuju ke Singapore setiap tahunnya (misalnya Programmer / staff IT pengalaman temen saya ) saya pernah denger temen yg pergi ke Singapore disana kalo di tempat perbelanjaan para pedagang aktif memanggil orang-orang Indonesia "Mister / Madam Indonesia... Please come..."

tapi ada kemungkinan juga Singapore akan bersikap Netral karena klo Indonesia Diserang, Singapore akan menjadi salah satu daerah pengungsian orang-orang kaya dari Indonesia, negara singapore pun siap menampung para "pelarian" atau penjahat WNI  yg dikejar oleh hukum Indonesia, setelah menetap disana penjahat tersebut bisa berbisnis,berinvestasi dan menyumbang devisa thd negara tsb  dengan aman dan mudah, hal ini lah yg menyebabkan singapore merasa tertanam jasa dengan negara kita.

Nah, kita lanjutkan negara mana lagi yg siap mati membantu negara kita ?





3.) Ya

adalah Saudi Arabia.



Tidak bisa dipungkiri lgi kalo pendapatan terbesar negara arab ini hanya 2 ( dua ), hasil Minyak bumi, dan Jemaah Haji dari berbagai negara.

tahukah kamu Quota peserta Jemaah Haji terbesar adalah Indonesia setiap tahunnya?
Jutaan peserta jemaah haji asal Indonesia datang kesana setiap "musim hajinya"..

bahkan kata temen saya yg bekerja sbg TKI di arab sana byk pedagang arab yg tidak fasih bahasa inggris namun cukup fasih berbahasa Indonesia, pedagang arab banyak punya "langganan" dari negara kita, biasanya setelah aktivitas ibadah haji sudah rampung biasanya ketika akan balik ke tanah air para jamaah tersebut berbelanja dulu buat bekal dan oleh-oleh dalam volume yg banyak banget... .

pedagang arab itu juga mengakui ada banyak jamaah haji bahkan ada juga org Indonesia yg buka lapak dagang , bahkan sudah puluhan tahun menetap disana semata-mata berdagang saja.

selain jemaah haji tentu saja Arab Saudi sebagai negara pengekspor minyak bumi kenegara lain.. Termasuk Indonesia, adalah juga salah satu konsumennya.

selain itu byk juga barang2 dagangan lain yg di eksport ke Indonesia , apalagi mendekati bulan ramadhan dan mendekati lebaran seperti: kurma,kismis,kacang arab, kain, sajadah,kerudung dan lain-lain.

jadi kalo Indonesia diserang.. atas nama Persaudaraan Muslim (dan alibi ekonomi) saudara-saudara kita di Arab nan jauh disana akan datang meskipun melintas Samudra Pasifik, Tidak bisa dipungkiri lagi..



Setelah itu negara yg membantu kita adalah..................





4.) Negara Rusia

Anda mungkin sudah tahu kalo Rusia itu merupakan Sekutu terdekat kita semenjak Pasca Perang Dunia ke-2 dan sejak jaman Komunisme dulu, hubungan negara kita dengan Negara Rasputin ini sudah terjalin dengan baik sejak pemerintahan RI Pertama Soekarno

selain itu guna mempererat hubungan diadakanlah kerjasama dibidang Militer contohnya,


Lihat aja sebagian besar perangkat alat perang kita berasal dari Rusia ada yg barang baru ada pula yg "seken" , mulai dari Senjata, Tank, Helikopter, pesawat Jet (Sukhoi).


kemudian ada banyak proyek2 Rusia yang dikembangkan di Indonesia (misalnya Biak Space Port)
jadi kalo Indonesia Diserang pasti Rusia akan datang dengan 2 Alibi :

  1.   Mendemokan Kecanggihan senjata mereka  kepada musuh-musuh yg menyerang negara kita.
  2.   sekalian Jual Senjata Perang mereka ke negara kita , bisa cash bisa kredit.........      




5.) Setelah Rusia adalah China




Kita sebut PRC ( Persatuan Republik Cina ) aje yah gan biar gak dianggap rasis.........

PRC adalah sekutu terdekat ke-2 selain Rusia yang sudah terjalin sejak jaman Komunisme..

walaupun terkadang ada banyak permasalahan ada jaman Orde baru.. namun perlahan-lahan Hubungan ini membaik pada jaman reformasi.. pasca A+CFTA (Asean + China Free Trade Area) barang-barang dari China telah masuk membludak di Indonesia..

bahkan sekarang hampir menggeser barang-barang buatan jepang dan eropa... mulai dari alat elektronik seperti : AC, Tivi,Kulkas,handphone

Mocin/motor cina (bukan motor cinta yee), elektronik, laptop, peralatan tulis, peralatan makan, seni budaya dll konsep pemikiran bisnis orang ini telah ikutan diexport juga ke Indonesia..

jadi tentu saja PRC akan dirugikan klo Indonesia Hancur.






terus yang selanjutnya negara Penolong kita adalah...............


6.) Amerika Serikat


Negara ini saya masukkan ke urutan ke 6 ?? soalnya gak punya Ide lagi mau masukin negara mana.



kita tak bisa pungkiri lagi klo negara pemilik patung Liberty ini sedang giat-giat nya mencari muka kepada negara-negara Islam  dan Khususnya untuk negara kita sebagai negara Muslim terbesar didunia adalah salah satu pintu gerbang mereka..

Pintu gerbang apaaan ? yah siapa lagi kalo Negara yg dianggap punya "akses" sebagai negara yg tingkat kekuatan JaringanTeroris Al-Qaedanya yg cukup banyak ditemui dinegara kita ini, setelah urutan negara di timur tengah sana ......( Itu kata mereka lho...)

hubungan Diplomatik Indonesia-USA semakin dekat semenjak pemerintahan SBY, kerjasama yg cantik dalam memerangi gembong teroris, dan alasan yg paling masuk akal untuk mempererat hubungan Indonesia dgn USA adalah rasa  kebanggaan / aji mumpung..

maksudnya aji mumpung apa ya ?Nah, anda belum paham ya ? Indonesia kan negara kampung halamannya si Presiden USA sekarang. si om "Barrack Obama".

masa sih si Barry gak bantuin... paling engga cari muka lah disini apa lgi banyak sekali bisnis2 yg dari USA yg bertebaran di Indonesia (seperti: KFC,Mcdonald,CFC, perush tambang seperti Freeport, Exxon, dll) maka dgn expansi mereka dibidang bisnis contohnya penyerangan bisnis atau dengan kata lain "Investasi" ke Indonesia sama saja USA telah kehilangan asset2 nya yg berharga jika Indonesia diserang.

USA akan datang ke Indonesia dgn kapal2 Induknya guna membantu negara sahabat mereka ketika diserang

dgn membawa nama 'Perdamaian Dunia', penyelamatan asset penting dan  sambil bertujuan menjaga kampung Halaman Barrack Obama.

selain itu USA sebagai 'Biangnya' UNO(PBB) dan Negara yg punya Bank Dunia akan merasa rugi karena Indonesia Hutangnya masih banyak sekali, boleh dibilang tujuh turunan pun belum mampu melunasi hutang2nya pd Amerika serikat, nah bagaimana kalo Negara Indonesia hancur ? Masa hutangnya dianggap lunas juga ? mungkin saja Amerika akan mengajak negara-negara lain untuk membantu Indonesia ketika diserang.

Nah, itulah sejumlah negara-negara yg sekiranya membantu Indonesia jika negara kita ini diserang musuh.

dan sekali lagi gan...........ini hanya opini saya sebagai anak bangsa yg sebenarnya "mulai" prihatin dengan bangsa saya sendiri,yang paling penting Bangsa kita semestinya gak perlu dibantu-bantu sama negara lain , gitu yg paling pas ya gan......? 

Ada yg mau menambahkan ?

Monday, September 6, 2010

Salam dari Kami, Pelajar Indonesia yang Menuntut Ilmu di Malaysia

Ditulis oleh : Wening Gemi Nastiti


Sebelumnya perkenalkan, saya adalah salah satu dari belasan ribu anak bangsa yang sedang menuntut ilmu di negeri sebrang yaitu Malaysia. Sudah hampir 3tahun saya belajar di Malaysia, tahun depan adalah tahun terakhir saya menuntut ilmu disini. Saya hanya sekedar ingin berbagi cerita kepada rekan-rekan sekalian tentang bagaimana kami disini.
Sejak pertama saya datang ke Malaysia, saya tidak pernah mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari teman-teman disini, baik itu oleh sesama warga Negara Indonesia, warga Negara Malaysia ataupun oleh warga Negara Asing lainnya. Atas kejadian yang sedang terjadi saat ini terhadap Indonesia dan Malaysia, saya merasa prihatin. Mengapa? Karena banyak orang yang berkomentar di media dengan mempertanyakan kami para pelajar Indonesia di sini. Bukan mempertanyakan keselamatan kami melainkan mereka mempertanyakan dimana rasa Nasionalis kami dan rasa peduli kami terhadap Bangsa Indonesia. Mereka bertanya “Mengapa kami memilih Malaysia untuk tempat kami belajar disaat masih banyak Universitas berkualitas di Indonesia yang dapat memberikan banyak ilmu kepada kami?”
Jawaban dari saya pribadi adalah, memang benar masih banyak Universitas terkemuka di Indonesia yg menjanjikan untuk kita. Tapi sekarang, apalah arti dari sebuah nama Universitas terkemuka itu. Mungkin dulu, kalau kita bisa diterima menjadi salah seorang mahasiswa disana, perasaan bangga akan muncul karena kita dapat dikategorikan kedalam jajaran mahasiswa-mahasiswa dengan prestasi yang tinggi. Tapi sekarang? Dengan semakin banyaknya Ujian Saringan Masuk yang mengharuskan kita untuk memberikan Dana Sumbangan Pembangunan sebesar mungkin agar menjamin kita untuk dapat diterima di universitas tersebut, apalah arti dari prestasi kita? Banyak pelajar berprestasi tapi dia tidak bisa diterima oleh Universitas terkemuka hanya karena dia tidak dapat memenuhi standar Dana Sumbangan Pembangunan. Sungguh disayangkan sekali. Karena itu saya memutuskan untuk mengambil pendidikan diluar Indonesia.
Tapi mengapa harus Malaysia? Karena letak geografis Malaysia masih dekat dengan Indonesia, dan dengan budaya yang hampir sama akan memudahkan saya untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan baru. Ada salah satu komentar di salah satu artikel yang mengatakan bahwa kami pelajar-pelajar Indonesia di Malaysia itu adalah pelajar-pelajar yang hanya sok ingin menuntut ilmu di luar negeri tapi dengan modal nanggung tidak seperti mereka-mereka yang belajar sampai ke Eropa. YA! Memang benar biaya juga menjadi salah satu alasan saya dan keluarga saya memilih Malaysia. Dengan biaya yang hampir sama dengan “Dana Sumbangan Pembangunan” Universitas terkemuka di Indonesia, saya bisa sekolah disini dengan mendapatkan poin plus yaitu belajar lebih mandiri dan mendapat banyak teman baru dari mancanegara. Dan saya pun bisa mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan Indonesia lebih jauh lagi. Sungguh disayangkan mengapa mereka-mereka yang mengaku sedang menuntut Ilmu di Eropa malah mempunyai pikiran sedangkal itu. Apalah gunanya anda berbangga hati dengan apa yg sedang anda lakukan skrg di Eropa tapi tidak dibarengi dengan pola pikir yang baik?
Ada lagi yang mengatakan, bahwa kami tidak mempunyai rasa Nasionalis karena kami hanya berdiam diri tidak memberikan pembelaan terhadap petugas Dinas Kelautan dan Perikanan Indonesia yang ditangkap oleh Polisi Diraja Malaysia. Mereka menanyakan, mengapa kami diam saja? Mengapa kami tidak berdemo ke Polisi Diraja Malaysia untuk segera membebaskan 3 petugas DKP yg ditahan? Saya menjadi bingung. Itukah yang orang-orang Indonesia harapkan dari kami yg sedang berada disini? Apakah berdemo akan menyelesaikan masalah? Masalah perbatasan laut Indonesia dan Malaysia itu sudah cukup lama terjadi dan sampai sekarang belum juga menemui penyelesaian yg jelas. Biarlah para petinggi-petinggi dari kedua negara yang meyelesaikan masalah itu. Janganlah kita mudah terprovokasi oleh keadaan tanpa mengetahui seluk beluk permasalahan secara jelas. Berpikir pintar dan bertindak bijak akan sangat membantu kita semua untuk keluar dari semua permasalahan ini dibandingkan dengan hanya adu otot.
Belum sampai disitu, hujatan masih terus menghampiri kami pelajar Indonesia yang ada di Malaysia. Di salah satu artikel ada yang mengatakan “Kalian gak usah pulang aja! Kita-kita di Indonesia nggak butuh kalian yang tidak mempunyai rasa bangga terhadap Negara sendiri” begitulah kira-kira kalimatnya. Itu semua salah besar! Dari mana mereka bisa berpendapat seperti itu tanpa mengetahui apa yg telah kami lakukan disini? Sekedar informasi, saya dan teman-teman saya yg berada di Malaysia baru saja melaksanakan peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke 65 di kampus saya. Kami diberikan izin untuk mengibarkan sang saka Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Tidak hanya warga Indonesia yg kami undang untuk merayakan kemerdekaan kita, kami juga mengundang teman-teman kami yg berasal dari berbagai macam Negara,termasuk rekan-rekan kami dari Malaysia. Sekarang saya berani bertanya kepada anda pelajar Indonesia yang sedang berada di Tanah Air. Dimana kalian pada saat tanggal 17 Agustus kemarin? Apa yang anda lakukan untuk mengisi peringatan kemerdekaan kita kemarin? Menikmati “tanggal merah” dengan jalan-jalan ke Mall? Atau menikmati “tanggal merah” dengan bersantai dirumah? Sekarang masih maukah anda mengatakan bahwa kami tidak mempunyai rasa bangga terhadap negeri kami sendiri?
Jika saya harus menjelaskan satu-satu disini apa saja yang telah saya dan teman-teman saya lakukan di Malaysia untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia, mungkin tidak akan cukup berpuluh-puluh ribu karakter lagi untuk saya agar dapat menjelaskan semuanya. Jadi saya mohon kepada teman-teman semua yang berada di Indonesia, tolong janganlah anda semua dengan mudahnya menuding kami dengan pernyataan yang anda pun belum tentu tahu akan kebenarannya. Juga terhadap media yang ada di Indonesia agar lebih selektif lagi dalam menyaring berita yang akan dikonsumsi oleh publik. Janganlah kalian membuat berita yang hanya dapat menyulut amarah dan menjadikan provokasi diantara kita semua. Kami disini akan terus berusaha semampu kami untuk tetap mengarumkan nama bangsa Indonesia agar kami bisa dengan bangga mengatakan “I am Indonesian!”.

Fakta Buruk Tentang Malaysia Yang Perlu Anda Ketahui

1. Pengakuan secara jujur dari Datuk Anwar Ibrahim pada NewYork Times, bahwa sebagian besar pemimpin Malaysia terlalu pongah dan sombong meskipun sebenarnya Malaysia adalah negara lemah dan korup sehingga tidak bisa menghargai negara-negara tetangganya.(Di Indonesia ada KPK)



2. Terbatasnya akses informasi dari media informasi (surat kabar, televisi dan lain-lain) bagi rakyat Malaysia sehingga hanya sedikit saja informasi mengenai negara-negara tetangga yang dipunyai. Hal ini menyebabkan hidup rakyat Malaysia seperti katak dalam tempurung. Akibatnya, mereka merasa pintar padahal sesunggunya hidup dalam kemalasan dan kebodohan yang teramat sangat. Nilai-nilai demokrasi yang dicapai oleh negara tetangganya tidak banyak diketahui oleh rakyat Malaysia. Hal ini memang disengaja oleh pemerintah mereka agar rakyat tetap bodoh sehingga tidak membahayakan kekuasaan mereka.(Malaysia negara demokrasi????)

3. Menurut analisis Robert C. Lie (Times magazine, June 2007), fenomena yang berlaku di Malaysia ini dalam istilah psikologi merupakan mekanisme pertahanan diri. Intinya, adanya kelemahan, kebodohan, serta kegagalan bangsa Malaysia mengaktualisasikan diri sebagai suatu bangsa yang bisa dihormati oleh bangsa lainnya menyebabkan mereka berusaha sekuat tenaga membalik penilaian tersebut dengan memberikan stigma yang lebih jelek terhadap negara tetangganya.

4. Analisis dari Dinas Rahasia Russia (2006) terhadap fenomena teroris Dr. Azahari dan Nurdin Moh. Top, menyatakan bahwa kedua orang tersebut adalah merupakan kaki tangan / agen rahasia Malaysia bekerjasama dengan CIA disusupkan ke Indonesia untuk mencegah fenomena kebangkitan Islam moderat di Indonesia. Seperti Analisis dari CIA, keberhasilan proses demokratisasi di Indonesia yang diikuti dengan kebangkitan Islam di Indonesia akan menjadikan Indonesia sebagai Negara besar dan maju di regional Asia Pasifik. Kondisi ini jelas tidak menguntungkan bagi Malaysia yang berupaya menjadi pemimpin di wilayah ini namun tidak memiliki kemampuan sama sekali. Kepentingan USA terhadap wilayah ini juga akan terganggu bila Indonesia berhasil muncul menjadi Negara besar dan maju di kawasan ini.

5. Dalam era globalisasi dewasa ini, peperangan bukan lagi menjadi suatu kunci bagi memenangi suatu persaingan. Justru saat ini yang dibutuhkan adalah soft power. Keunggulan budaya salah satunya. Dalam banyak hal ini jelas sekali keunggulan budaya Indonesia atas Malaysia. Lagu-lagu Indonesia banyak membanjiri Malaysia, bahkan menjadi top chart di negara mereka. Belum lagi hasil-hasil budaya lainnya seperti film, kerajinan, pencak silat, kebudayaan tradisional, dan lain-lain. Arsitektur misalnya, sudah menjadi pengetahuan umum bila menara kembar Petronas mencontek dari desain Candi Prambanan di Indonesia. Fenomena ini diakui oleh budayawan serta banyak artis Malaysia, salah satunya adalah Amy yang begitu gundah atas membanjirnya produk budaya dari Indonesia ke Malaysia

6. Tidak ada satupun kurikulum mancanegara yang memasukkan mata pelajaran bahasa Malaysia kedalam kuliahnya, satu-satunya turunan dari bahasa melayu yang dijadikan kurikulum pendidikan bahasa asing adalah bahasa Indonesia.(Universit y di Australia, Belanda, Rusia, China, Jepang, Eropa, USA). Hal ini disebabkan karena bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang berpotensi semakin besar pemakaiannya di dunia (UNESCO).

Thursday, September 2, 2010

Andaikan Pendiri Bangsa Ini Ir. Soekarno Melihat Betapa Semena-Menanya Perlakuan Warga Indonesia di Malaysia

Andaikan pendiri bangsa ini Ir. Soekarno melihat betapa semena-menanya perlakuan terhadap warga Indonesia di malaysia, nampaknya... ganyang Malaysia tidak akan hanya jadi gertakan belaka!!


Malaysia, negara yang kita anggap sebagai jiran, sebagai tetangga terdekat kita, sebagai teman yang akan selalu bersatu padu dalam membela kehormatan bangsa masing-masing dan dalam menghadapi imperialisme modern bangsa-bangsa barat. Ternyata justru ikut menjajah bangsa Indonesia secara pelan-pelan.

Sipadan-Ligitan, bahkan beberapa jenis batik telah dicuri Malaysia, angklung dan pulau Ambalat menjadi sasaran berikutnya, TKI dianiaya, bahkan terakhir kasus pemukulan wasit karate asal Indonesia merupakan rentetan bukti-bukti nyata betapa keterlaluannya perlakuan Malaysia terhadap Indonesia.

Perlu dicatat, Malaysia menolak meminta maaf terhadap kasus pemukulan wasit Donald Luther Kolopita, yang jelas-jelas terbukti merupakan kesalahan kepolisian diraja Malaysia. Hal ini menunjukkan betapa rendahnya harga diri bangsa ini di mata mereka. Permintaan maaf oleh Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun hanyalah lewat telepon.

Pertanyaan yang akhirnya muncul adalah, mau apa sih Malaysia??

Kami yakin akan banyak lagi muncul kasus pelecehan harkat dan martabat Bangsa Indonesia oleh Malaysia, oleh karena itu kita tidak boleh berdiam diri. Tunjukan bahwa kita masih punya harga diri!