Saturday, December 11, 2010

Semangat SBY vs. Semangat Soekarno





SBY sangat mengecawakan kami sebagai warga Indonesia. Ia, dengan pidatonya yang sangat lembek benar-benar menunjukkan bahwa Indonesia butuh Malaysia. Ia adalah presiden yang sudah diinjak tapi tetap memohon untuk dikasihani. Ia tidak pantas menjadi presiden. Ia tak punya semangat Perjuangan. 
Coba tengok bagaimana ketegasan Presiden Soekarno dalam Pidatonya menghadapi kesewenang-wenangan Malaysia :
Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!

Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu

Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.

Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.

Yoo...ayoo... kita... Ganjang...
Ganjang... Malaysia
Ganjang... Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!

Soekarno.
(sumber : wikipedia)
Sementara itu, beginilah pidato SBY menghadapi masalah itu :
Ketiga, ada sekitar (2) juta saudara-saudara kita yang bekerja di Malaysia – di perusahaan, di pertanian, dan di berbagai lapangan pekerjaan. Ini adalah jumlah tenaga kerja Indonesia yang terbesar di luar negeri. Tentu saja keberadaan tenaga kerja Indonesia di Malaysia membawa keuntungan bersama, baik bagi Indonesia maupun Malaysia. (sumber : detik)
Tak ada semangat Nasionalisme didalamnya.

Setahu saya, Presiden / Pemimpin adalah motivator bagi rakyatnya. Seseorang bisa bertindak jika ada yang memotorinya. Saya yakin semua rakyat Indonesia memiliki potensi untuk maju. Jika saja presidennya sekarang seperti Soekarno yang mampu memercikkan Api motivasi ke bunker semangat yang siap meledak kapan saja. Meledak untuk Maju!!

Sebagai Penutup, Marilah kita simak Salah satu Pidato Soekarno yang mengobarkan Semangat Nasionalisme dan Kemajuan Bangsa.