Malaysia, negara yang kita anggap sebagai jiran, sebagai tetangga terdekat kita, sebagai teman yang akan selalu bersatu padu dalam membela kehormatan bangsa masing-masing dan dalam menghadapi imperialisme modern bangsa-bangsa barat. Ternyata justru ikut menjajah bangsa Indonesia secara pelan-pelan.
Sipadan-Ligitan, bahkan beberapa jenis batik telah dicuri Malaysia, angklung dan pulau Ambalat menjadi sasaran berikutnya, TKI dianiaya, bahkan terakhir kasus pemukulan wasit karate asal Indonesia merupakan rentetan bukti-bukti nyata betapa keterlaluannya perlakuan Malaysia terhadap Indonesia.
Perlu dicatat, Malaysia menolak meminta maaf terhadap kasus pemukulan wasit Donald Luther Kolopita, yang jelas-jelas terbukti merupakan kesalahan kepolisian diraja Malaysia. Hal ini menunjukkan betapa rendahnya harga diri bangsa ini di mata mereka. Permintaan maaf oleh Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun hanyalah lewat telepon.
Pertanyaan yang akhirnya muncul adalah, mau apa sih Malaysia??
Kami yakin akan banyak lagi muncul kasus pelecehan harkat dan martabat Bangsa Indonesia oleh Malaysia, oleh karena itu kita tidak boleh berdiam diri. Tunjukan bahwa kita masih punya harga diri!