Showing posts with label makam. Show all posts
Showing posts with label makam. Show all posts

Monday, August 16, 2010

Kuburan di Indonesia Yang Bervariasi

Makam Dayak Benuaq – Kalimantan Timur
Berkunjung ke kampung suku dayak Benuaq ataupun suku dayak Bentian pedalaman Kalimantan Timur. Kuburan akan mudah ditemukan halaman samping atau tepi jalan menuju kampung orang Dayak Benuaq. Kuburan orang Benuaq atau Bentian tidak didalam taah seperti layaknya suku lain.ketika pertama meninggal mereka akan dimakamkan didalam kotak yang di sangga oleh tiang atau di gantung pada tali. kemudian setelah beberapa tahun kuburan itu dibuka lagi lalu tulang belulang si mati di doakan lalu di masukan kedalam kotak bertiang yang permanent. biasanya tiap keluarga mempunyai kuburannya masing-masing dan kebanyakan letaknya disamping rumah keluarga, tidak dipekuburan umum seperti kebanyakan di kota atau kampung lain.
Hampir tiap malam terdengar musik pemanggil arwah orang yang sedang mengadakan upacara Beliatn tarian dan mantra penyembuhan untuk anak ataupun untuk mendoakan orang meninggal


Batu lemo - Tana Toraja

Tempat pekuburan atau persemayaman jenazah berbentuk lubang-lubang pada dinding cadas. Tempat ini merupakan hasil kreasi manusia Toraja yang luar biasa. Bagaimana tidak, persemayaman yang telah ada sejak abad ke-16 itu dibuat dengan cara memahat. Saat itu, tentu dengan peralatan yang sangat sederhana. Lemo terletak di desa (lembang) Lemo. Sekitar 12 kilometer sebelah selatan Rantepao atau enam kilometer sebelah utara Makale.
Dinamai Lemo karena beberapa model liang batu itu berbentuk bundar dan berbintik-bintik menyerupai buah jeruk atau limau. Kuburan-kuburan batu itu disebut juga sebagai liang paa'.
Ada 75 lubang pada dinding cadas. Beberapa di antaranya memiliki patung-patung berjajar yang disebut tau-tau. Patung-patung itu adalah lambang kedudukan sosial, status, dan peran mereka semasa hidup sebagai bangsawan setempat.
Obyek ini ramai dikunjungi sejak tahun 1960. Selain menyaksikan kuburan batu, wisatawan juga dapat membeli berbagai sovenir atau berjalan jalan sekitar obyek tersebut menyaksikan buah buah pangi yang ranum kecoklatan. Buah-buah itu siap diolah dan dimakan sebagai makanan khas suku Toraja yang di sebut pantollo pamarrasan.


Kuburan bayi kambira - Tana Toraja

Di Kambira masih di wilayah Tana Toraja ada kuburan bayi, berupa pohon besar yang dilubangi, jenazah si bayi setelah dibalsem dan dibungkus , lalu dimasukkan ke dalamnya dan lobang ditutup dengan anyaman ijuk.

Batu Karang Terjal Londa – Tana Toraja

kuburan sisi karang terjal adalah salah satu sisi dari kuburan itu berada di ketinggian dari bukit mempunyai gua yang dalam dimana peti-peti mayat di atur dan di kelompokkan berdasarkan garis keluarga. Disisi lain di balkon.


Trunyan - Bali


Sebagaimana masyarakat Bali umumnya, Warga Desa Trunyan juga mengenal ngaben, namun ditaruh begitu saja di sebuah areal hutan. Ane disana selama berbulan-bulan.
Mengapa mayat yang menggeletak begitu saja di semak itu tidak menimbulkan bau? Padahal secara alamiah, tetap terjadi penguraian atas mayat-mayat tersebut? Hal inilah yang menjadi daya tarik para wisatawan untuk mengunjungi lokasi wisata ini. Nah, konon sebabnya, di areal hutan tersebut terdapat sebuah pohon yang dikenal bernama Taru Menyan yang bisa mengeluarkan bau harum dan mampu menetralisir bau busuk mayat. Taru berarti pohon, sedang Menyan berarti harum. Pohon Taru Menyan ini, hanya tumbuh di daerah ini. Jadilah Tarumenyan yang kemudian lebih dikenal sebagai Trunyan yang diyakini sebagai asal usul nama desa tersebut.

Makam Raja-raja Imogiri - Yogyakarta

Dibangun sekitar tahun 1632 oleh Sultan Agung, raja Mataram Islam terbesar, bangunan makam lebih bercorak bangunan Hindu. Pintu gerbang makam dibuat dari susunan batu bata merah tanpa semen yang berbentuk candi Bentar. Memasuki makam raja-raja Mataram jelas tidak sama dengan memasuki pemakaman umum. untuk masuk ke makam Sultan Agung, maka selain harus mengenakan pakaian adat Jawa, kita harus melepas alas kaki, juga harus melalui tiga pintu gerbang.

Bahkan yang bisa langsung berziarah ke nisan para raja itu pun terbatas pada keluarga dekat raja atau masyarakat lain yang mendapat izin khusus dari pihak Kraton Yogyakarta dan Kraton Surakarta.

Oleh karena itu, peziarah awam yang tidak siap mengenakan pakaian adat Jawa, terpaksa hanya bisa melihat pintu gerbang pertama yang dibuat dari kayu jati berukir dan bertuliskan huruf Jawa berusia ratusan tahun, dengan grendel dan gembok pintu kuno.
Hanya para juru kunci pemakaman itu yang bisa membuka gerbang tersebut. Jika toh masyarakat awam bisa melihat ”isi” di balik pintu gerbang pertama, itu pun ketika keluarga raja datang, pintu gerbang dibuka lebar, dan masyarakat bisa melongok sebentar sebelum gerbang itu ditutup. Rasa penasaran itu pula yang menyebabkan misteri makam raja Mataram tetap terpelihara.

Sunday, June 20, 2010

Ditemukan Makam Para Gladiator Dengan Bekas Luka-Luka Mengerikan

Seperti film-film gladiator pada umumnya bahwa Gladiator selalu dikaitkan dengan Roma Kuno, tapi sejarawan percaya bahwa mereka juga telah menemukan sebuah kuburan gladiator di Inggris Utara. 

Diperkirakan berumur 2000 tahun, kerangka-kerangka tersebut ditemukan oleh para arkeolog saat mereka menggali daerah perumahan di York, dan mereka meniggal dengan cidera yang mengerikan.

Baik itu dibunuh di arena oleh harimau atau oleh pukulan palu dari sesama gladiator, yang pasti mereka mati untuk menghibur penonton yang haus darah. 
1 copy




Penggalian: Kurt Hunter-Mann, kanan, seorang petugas lapangan di York Arkeologi Trust, memeriksa tengkorak yang ditemukan di sebuah tempat di York 
2 copy




Tempat ini merupakan bukti sejarah ditemukannya makam gladiator Romawi 
Penemuan mereka pada awalnya membuat bingung para ahli, sebelumnya mereka pikir ini adalah kuburan dari pembantaian masal.  Tapi sebuah tim arkeolog dan ilmuwan forensik "Waking The Dead" membenarkan bahwa mereka telah memecahkan misteri itu. 

Mereka mengatakan bahwa cedera yang dialami mayat-mayat tersebut kebanyakan karena gigitan harimau. Seperti pejuang yang digambarkan oleh Russel Crowe dalam filmGladiator, Mereka diharapkan untuk bertarung sampai mati. 

Beberapa kerangka menunjukkan luka-luka dari senjata, dan ada juga yang mengalami gigitan besar yang ukuranya sangat cocok dengan ukuran gigi singa atau gigi seri harimau. 

Semua mayat-mayat tersebut digambarkan sangat kuat dan tinggi. Tulang-tulang mereka menunjukkan ada tanda-tanda bahwa mereka berotot dan sangat kuat. 
CHANNEL 4 PICTURE PUBLICITY 124 Horseferry Road London SW1P 2TX 020 7306 8685  GLADIATOR GRAVEYARD Notes (Still) Tx:14/06/2010 09:00  This picture may be used solely for Channel 4 programme publicity  purposes in connection with the current broadcast of the programme(s)  featured in the national and local press and listings. Not to be  reproduced or redistributed for any use or in any medium not set out  above (including the internet or other electronic form) without the  prior written consent of Channel 4 Picture Publicity 020 7306 8685
Olahraga Darah:
Roma membawa para pejuang gladiator ke Britania hampir 2.000 tahun yang lalu 
Dosen antropologi forensik Dr Michael Wysocki berkata: "Adanya bekas gigitan adalah salah satu dari bukti kuat yang menunjukkan hubungan dengangladiator . Kelihatannya sangat tidak mungkin mayat-mayat tersebut diserang oleh harimau hanya karena ia berjalan pulang dari pub di York 2.000 tahun yang lalu. " 
 442593e




Sejarawan percaya laki-laki di Inggris Utara akan bertarung dalam pertempuran
gaya gladiator, seperti yang digambarkan dalam film Gladiator 
Roma membawa pejuang gladiator ke Britania hampir 2.000 tahun yang lalu, dan dibangun arena dan amphitheatres di kota-kota Romawi yang penting termasuk London dan Chester. 

Kurt Hunter-Mann, dari York Arkeologi Trust, mengatakan, para pria banyak mangalami luka-luka, termasuk pukulan palu ke kepala - sebuah metode yang dikenal bagigladiator untuk membunuh lawan. 
8 copy
Makam Gladiator: Antropolog Forensik Dr Michael Wysocki meneliti tulang yang ditemukan di sebuah situs di York 
9 copy




Sebuah tengkorak ditemukan di sebuah tempat di York
Analisis tulang mereka telah menunjukkan mereka datang dari setiap sudut daerah kekuasaan, termasuk Afrika dan Mediterania, dengan mengirimoara pejuangGladiator yang kuat.

Friday, April 16, 2010

Pembongkaran Makam Mbah Priok Rusuh, Bom Molotov Dilempar

Pembongkaran Makam Mbah Priok Rusuh, Bom Molotov Dilempar




Jakarta - Upaya pembongkaran makam Habib Hasan bin Muhammad al Haddad alias Mbah Priok yang berlokasi di Koja, Jakarta Utara, mendapat perlawanan dari ratusan orang. Massa yang menentang aksi pembongkaran ini langsung menyerbu petugas Satpol PP yang memaksa masuk areal makam.
Pantauan detikcom, Rabu (14/4/2010) pukul 06.45 WIB, massa pendukung Mbah Priok langsung menyerang ratusan petugas dengan lemparan batu. Mereka juga membawa berbagai jenis senjata seperti tombak, bambu runcing, dan garpu besar.

Aksi pelemparan tersebut pun mendapat balasan dari petugas yang sudah berpakaian lengkap. Bom molotov juga dilemparkan massa ke arah petugas.

Saat ini, pintu masuk areal makam Mbah Priok dibarikade oleh massa dengan membakar ban bekas. Dari peralatan yang digunakan massa, perlawan sepertinya sudah dipersiapkan dengan matang.
Sebelumnya, pengurus makam Mbah Priok dan para santrinya memang telah menyatakan siap perang untuk mempertahankan tanah peninggalan leluhurnya itu