Showing posts with label coklat energi. Show all posts
Showing posts with label coklat energi. Show all posts

Tuesday, August 24, 2010

AutoTram: Kendaraan Tanpa Supir


Mungkin bis seperti inilah yang kita butuhkan di Indonesia karena dijamin tidak ada lagi nanti bis yang berhenti sembarangan atau ngetem segala. Loh kok bisa?? Bisa banget, karena ini kaga pakai sopir.

Fraunhofer System Research sedang mengembangkan sebuah bis yang mirip sebuah trem yang bisa berjalan tanpa sopir alias dijalankan oleh sistim komputer dan disebut dengan AutoTram.

Disebut trem karena memang bentuknya mirip sebuah trem tetapi yang satu ini tidak perlu rel atau kabel listrik diatasnya. Dan sebagai pengganti sebuah rel, bis tanpa sopir ini hanya perlu mengikuti garis putih yang ada di bagian jalan untuk bisa jalan sesuai rute dan tidak akan keluar jalur.



AutoTram juga merupakan kendaraan listrik yang artinya bis ini juga tidak perlu lagi BBM dan kelebihan lainnya, di setiap halte bis ini nantinya disediakan stasiun isi ulang baterai yang hanya butuh waktu 30 – 60 detik untuk mengisi penuh baterainya.


Untuk membuat bis ini bisa mengikuti jalur putih dengan tepat, mereka menggunakan sistim "all wheel steering", coba lihat  bagaimana bis ini bisa bermanuver dengan baik dan tepat di jalur yang ada.

Saturday, November 7, 2009

Mobil Bertenaga Coklat




LONDON, KOMPAS.com - Alternatif bahan bakar ramah lingkungan bisa dari bahan apa saja bahkan yang mungkin tak terpikirkan sama sekali sebelumnya. Kalau di Indonesia pernah diperkenalkan jelantah atau minyak goreng bekas pakai sebagai bahan bakar mobil, di London, Inggris para ilmuwan menggunakan coklat sebagai bahan bakar.

Mobil bertenaga coklat itu untuk pertama kalinya diperkenalkan Selasa (5/5). Jangan berpikir yang dipakai adalah cokelat batangan karena harganya bisa selangit. Yang mereka gunakan adalah limbah coklat dari pabrik yang selama ini dibuang dicampur minyak nabati sebagai biofuel.
Tidak hanya bahan bakarnya yang ramah lingkungan, mobil tersebut juga dibuat dari serat tumbuh-tumbuhan yang tak beracun. Misalnya, ban terbuat dari serat wortel dan akar-akaran, tempat duduknya dari campuran rami dan busa minyak kedelai. Body-nya pun dari serat tumbuh-tumbuhan.
Kecepatan lajunya tak kalah dengan mobil pada umumnya. Pada pengujian saat ini baru dikebut 96 kilometer perjam namun saat diuji coba di jalur belapan diharapkan mampu menembus kecepatan 232 kilometer perjam. Mobil yang diberi nama "WorldFirst Formula 3 racing" car itu memang akan digunakan dalam balapan European Grand Prix dan Britain's Goodwood Festival of Speed.