Saturday, October 31, 2009

Trik Sederhana Membelokkan Cahaya

Coba nyalakan senter atau pemancar inframerah yang biasa Anda gunakan untuk presentasi, perhatikan berkas cahayanya. Selalu lurus bukan? Tentu saja, berkas cahaya secara alami memang memancar lurus.





Secara teori, berkas cahaya sebenarnya juga dapat dibelokkan. Misalnya, jika cahaya ditarik gaya gravitasi berkekuatan besar seperti lubang hitam yang dibentuk bintang mati. Peristiwa ini disebut efek lensa gravitasi. Untuk mengamatinya hanya dapat diprediksi secara teori atau pengukuran dengan teleskop inframerah.

Namun, para ilmuwan telah mengembangkan teknik agar berkas cahaya yang melengkung dapat dibuat di laboratorium. Bahkan, mereka dapat melakukannya tanpa membutuhkan gaya gravitasi yang sangat besar. Para peneliti dari Universitas Florida Tengah, AS itu hanya menggunakan layar kristal cair (LCD) biasa beresolusi 500.000 piksel. Setiap piksel layar tersebut diprogram agar dapat membelokkan berkas  cahaya.Dalam percobaan tersebut, berkas cahaya selebar 1,25 centimeter yang menembus cairan di LCD melengkung. Namun, lebar berkas cahaya menjadi hanya 1 milimeter pada jarak tempuh 35 centimeter. “Sangat mirip sebuah proyektil yang ditembakkan dari senapan,” ujar Demetrios Christodoulides, salah satu peneliti yang melaporkan temuannya dalam jurnal Physical Review Letters. Layar tersebut mungkin menyebabkan berkas cahaya saling berinterferensi sehingga komponen yang paling terang menyatu, meninggalkan komponen cahaya lainnya.
Demetrios yakin terobosan ini dapat digunakan untuk aplikasi yang sangat banyak. Mislanya, untuk meningkatkan kualitas jaringan telekomunikasi, mikroskop yang lebih canggih, atau lidar (light detecting and ranging) yang digunakan dalam radar cuaca